Hot News

Trending News

Paling Populer

Kontroversi

Sports Update

You are here

Ternyata Posisi Jabatan Johar di PSSI Tepat Dibawah Edy Rahmayadi !

Satgas Anti-Mafia Bola tak hanya mengendus indikasi pengaturan skor di Liga 3. Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono menyebut, dugaan pengaturan skor juga terjadi di Liga 2.
Bolasport.com
Indikasi tersebut diungkapkan Argo saat ditanya ada atau tidak dugaan pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 1 yang dilakukan anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng.
Dikutip dari Bolasport.com (28/12/2018), Polisi membeberkan peran dari ketiga tersangka kasus dugaan pengaturan skor yakni Johar Lin Eng, Priyanto dan Anik Yuni Artika Sari.
Bolasport.com
Johar, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, diduga ikut dalam penentuan klub di grup dan jadwal pertandingan.
"Peran dari pada J ini dia kan di Jawa Tengah dia bisa menentukan klub di kelompok mana, misalnya klub delapan, klub ada 4 grup dia bisa menentukan, yang dia pilih,
yang sudah komunikasi dengan dia, ditaroh di grup yang ringan, dia bisa juga menentukan hari apa mainnya, jam berapa mainnya, ada semua dia," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono.
Johar disebut Argo kongkalikong dengan Priyanto sebagai mantan anggota komisi wasit. Mereka berdua menentukan wasit untuk sebuah pertandingan.
"Kemudian dari J ini dia menyuruh komunikasi ke P, P mantan komisi wasit, P tahu, artinya ada 35 wasit, jadi dia tahu, tidak semua wasit bisa diajak kompromi,
tetapi tertentu saja yang diajak sama dia, jadi kalau klub sudah komunikasi dengan dia tinggal ditentukan wasitnya siapa," ujar Argo.
Sebelumnya, Satgas Anti-Mafia Bola menangkap Johar di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (27/12).
Selain menangkap Johar, Satgas Anti-Mafia Bola juga menangkap eks anggota komisi wasit Priyanto, dan Anik Yuni Artika Sari yang merupakan anak Priyatno.
Johar merupakan satu dari sebelas anggota Executive Comite (Exco) PSSI periode 2017-2021.
Bolasport.com
Posisi mereka tepat ada di bawah jajaran ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Umum Joko Driyono, dan Kepala Staf Ketua Umum Iwan Budianto.
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dijadwalkan diperiksa terkait kasus pengaturan skor pertandingan. Selain Ratu Tisha, Satgas Antimafia Bola juga dijadwalkan akan memeriksa dua orang lainnya.
"Tiga orang yang akan memberikan keterangan ke penyidik tim Satgas Antimafia Bola. Pertama, Sekjen PSSI Ratu Tisha," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
Bolasport.com
Dengan menumpangi Jeep Rubicon berpelat DK 8 FF, Ratu Tisha terpantau tiba di Dittipikor Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman, Jakarta, sekitar pukul 15.45 WIB.
Begitu tiba di lokasi, Tisha langsung masuk ke lobi gedung dan menuju lift.
Belum ada keterangan yang disampaikan wanita alumnus FIFA Master ini kepada awak media.
Bolasport.com
Pada panggilan pertama Satgas Antimafia Bola, Ratu Tisha absen karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan.
Ratu Tisha dipanggil untuk diperiksa dan dimintai keterangan oleh tim Satgas pengaturan skor yang dibentuk oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Tito Karnavian.
Tak hanya Ratu Tisha, Satgas pengaturan skor juga memanggil Januar Herwanto (Manajer Madura FC), Berlington Siahaan (Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru), Richard Sambera (Ketua BOPI) , dan Andreas Marbun (Sekjen BOPI).

MPSShowbiz

Media Hiburan dan Berita Terbaru Paling Update, Selalu Perbaharui Informasi Anda Melalui Website Kami

Total Pageviews

Blog Archive